JEMBATAN AKAR
"Air sungai Tetean yang jernih juga menjadi salah satu atraksi di lokasi ini. Sementara itu, sawah-sawah yang berada di sekitar sungai menambah suasana alami dari spot jembatan akar."
Akar-akar pohon yang memanjang yang kemudian dimanfaatkan oleh warga sebagai jembatan penghubung. Bambu dan kayu digunakan sebagai lantai dan pagar sementara akar pohon sebagai penyangganya.

Jembatan ini terbentuk dari akar 2 pohon besar yang berada di masing-masing sisi sungai Tetean. Jembatan ini menjadi penghubung 2 dusun di Desa Tondok Bakaru, yaitu Dusun Rante Pongko dan Dusun Pakkondo.

Pemanfaatan kondisi ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung. Selain itu, air sungai Tetean yang jernih juga menjadi salah satu atraksi di lokasi ini. Sementara itu, sawah-sawah yang berada di sekitar sungai menambah suasana alami dari spot jembatan akar.

Jembatan ini menjadi sala satu jalur tracking bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana di Desa Tondok Bakaru. Di mulai dari Kampung Rante Pongko, kemudian berjalan ke Villa Edelweis, atau berjalan di sekitar persawahan Tondok Bakaru.